Puluhan Rumah di Desa Boroko Terendam Banjir, Warga Tuding Drainase Buruk Jadi Penyebab

Konten news – Curah hujan yang tinggi kembali mengungkap masalah klasik di pusat Ibu Kota Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara). Puluhan Rumah di Desa Boroko Terendam Banjir, Warga Tuding Drainase Buruk Jadi Penyebab
Kondisi ini memicu keluhan dari masyarakat setempat yang merasa penataan infrastruktur air di lingkungan mereka terabaikan selama bertahun-tahun.
Mirza Gumohung, salah satu warga terdampak di Jalan Sam Ratulangi, mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, masalah saluran air ini bukan hal baru, melainkan persoalan menahun yang sudah dirasakan warga selama lebih dari satu dekade.
“Kami meminta pemerintah daerah untuk turun langsung meninjau saluran air ini. Sudah sekitar 11 tahun saluran tersebut tidak berfungsi dengan baik,” ujar Mirza dengan nada tegas.
Mirza menambahkan bahwa setiap kali hujan deras mengguyur, ia dan tetangganya harus bersiap menghadapi rutinitas yang melelahkan: membersihkan sisa banjir dari dalam rumah.
“Setiap hujan, kami pasti sibuk membersihkan rumah dari genangan air. Ini sudah sangat mengganggu kenyamanan kami sebagai warga,” tambahnya.
Mengingat lokasi terdampak berada di jantung ibu kota kabupaten, Mirza menilai penanganan drainase ini seharusnya menjadi prioritas utama. Penataan saluran air dianggap sebagai indikator nyata kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyatnya.
“Harapan kami masyarakat, mohon kepedulian pemerintah untuk cepat menangani permasalahan ini. Ini adalah cerminan baik atau buruknya pemerintah dalam menjalankan kebijakan yang pro pada rakyat,” pungkas Mirza.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berharap ada langkah konkret dari dinas terkait untuk melakukan perbaikan permanen pada saluran pembuangan di sepanjang Jalan Sam Ratulangi agar ancaman banjir tidak terus menghantui setiap musim penghujan tiba






