Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Media Network
Ekonomi

H-1 Lebaran, Harga Bapok di Boltara Meroket: Cabai Rawit Tembus Rp110 Ribu per Kilogram

Konten news – Memasuki H-1 menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga sejumlah bahan pokok (Bapok) di pasar-pasar tradisional wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) mengalami kenaikan signifikan pada Jumat (20/03/2026).

Berdasarkan laporan harga dari Mandor Pasar Rakyat Boroko, Ardan Pontoh, lonjakan paling tajam terjadi pada komoditas Cabai Rawit.
Jika pada pasar Selasa lalu harga masih berada di angka Rp60.000/kg, hari ini harga tersebut melesat hingga Rp110.000/kg.
Komoditas lain yang turut naik di Pasar Boroko antara lain:
Cabai Keriting: Rp50.000/kg (Sebelumnya Rp35.000/kg)
Bawang Merah: Rp50.000/kg (Sebelumnya Rp40.000/kg)
Tomat: Rp16.000/kg (Sebelumnya Rp8.000/kg)
Daging Sapi: Rp140.000/kg
Udang: Rp70.000/kg (Sebelumnya Rp60.000/kg)

Kondisi serupa terjadi di Pasar Sangkub. Menurut data yang dilaporkan oleh Mandor Pasar Sangkub, Ham Hasan, terjadi kenaikan harga yang cukup merata pada bumbu dapur dan protein laut dibandingkan Jumat pekan lalu (13/03).

Di Pasar Sangkub, harga Cabai Rawit kini menyentuh Rp100.000/kg, naik dari harga sebelumnya yang hanya Rp50.000/kg. Selain itu, lonjakan drastis terlihat pada:
Bawang Merah: Rp60.000/kg (Sebelumnya Rp44.000/kg)
Tomat: Rp15.000/kg (Sebelumnya Rp5.000/kg)
Ikan Bobara: Rp100.000/kg (Sebelumnya Rp70.000/kg)
Udang: Rp110.000/kg (Sebelumnya Rp80.000/kg)

Penyebab Kenaikan: Stok Pemasok Menipis
Menanggapi fenomena ini, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Perindustrian Raden Mokoginta saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kenaikan ini dipicu oleh berkurangnya pasokan barang ke pasar-pasar lokal.

“Kenaikan harga saat ini terjadi karena pihak pemasok sudah tidak lagi menyuplai barang dalam volume normal. Kemungkinan besar mereka sudah menghentikan aktivitas untuk persiapan merayakan lebaran,” ungkapnya.

Beliau juga mengingatkan masyarakat bahwa harga ini masih bersifat fluktuatif. “Harga ini bisa saja berubah-ubah. Sangat memungkinkan pada hari pasar selanjutnya harga akan kembali bergeser tergantung ketersediaan stok di lapangan,” tambahnya.

Meski bumbu dapur dan daging mengalami kenaikan, beberapa bahan pokok lain seperti beras, gula putih, dan minyak goreng di kedua pasar tersebut terpantau masih relatif stabil sesuai harga pasar sebelumnya.

Irham Kadir

Seorang Jurnalis Muda yang Hobi Vlog dan Memancing

Artikel Terkait

Back to top button