PEMERINTAH JAMIN HARGA BBM SUBSIDI TETAP HINGGA LEBARAN DI TENGAH KONFLIK TIMUR TENGAH

Konten news – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan kepastian terkait harga bahan bakar minyak nasional. Meski tensi geopolitik global meningkat akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang memicu kenaikan harga minyak mentah dunia, pemerintah berkomitmen tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi hingga masa Lebaran usai.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengenai potensi kenaikan harga Pertalite maupun Solar dalam waktu dekat. Komitmen ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang momentum besar hari raya Idulfitri.
Menurut Bahlil, meskipun harga minyak mentah dunia sedang bergejolak akibat perang yang melibatkan kekuatan besar di Timur Tengah, pemerintah tetap akan mengoptimalkan anggaran subsidi dan kompensasi energi guna menahan beban harga di tingkat konsumen.
Namun, kebijakan berbeda berlaku untuk jenis BBM Non-Subsidi seperti Pertamax Series dan Dex Series. Bahlil menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi tetap mengikuti mekanisme pasar.
Hal ini telah diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Tahun 2022, yang memberikan wewenang bagi badan usaha untuk melakukan penyesuaian harga secara berkala berdasarkan tren harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah.
“Untuk BBM subsidi, saya pastikan sampai Lebaran tidak ada kenaikan. Kita ingin masyarakat tenang menyambut hari raya. Kalau untuk non-subsidi, itu kan memang mengikuti mekanisme pasar sesuai Permen tahun 2022, jadi fluktuasinya tergantung harga minyak dunia.” Jelas Bahlil Lahadalia, MenteriDM.



